Mempercantik Taman dengan Bambu

Posted: Januari 12, 2009 in Arsitektur, Interior, Taman

Belum puas dengan Taman dan Kolam terdahulu, kami medapat inspirasi ketika sedang jalan jalan ke sebuah mall di seputaran serpong, dimana disitu elemen bambu digunakan sebagai pengisi area kosong pada dinding yang terlalu cerah. yang mana kondisi ini cocok dengan taman kami.

Bambu yang digunakan adalah batang bambu asli, namun daunnya adalah palsu, jadi kami pikir gak perlu repot memelihara pohon bambu hidup ditengan rumah.. apalagi mitosnya ada mahluk yang paling suka berumah di pohon bambu… hiiiiiiii….

Ternyata total biaya yang dikeluarkan sangat murah, bambu 5 batang = 5 x 5000 = 25.000 plus vernis, amplas dan kuas 25000 jadi total 50.000 (sudah bisa face-lift taman). Bambu langsung dipotong mejadi 10 batang @ 2,5m dipotongkan oleh mas-mas penjualnya, sedangkan pengerjaan dilakukan sendiri yaitu pengamplasan dan aplikasi vernis. setelah kering, bambu ditancapkan di bagian latar belakang taman yang berfungsi untuk pengisi bidang.

Hasilnya gimana? …. bandingkan dengan sebelumnya… (before — after, tapi afternya dibikin suasana malam biar kelihatan beda banget😉 )

Komentar
  1. bayu wicaksana mengatakan:

    Sangat menarik infonya … saya ada pertanyaan … kebetulan saya ingin membuat hal yang sama … hanya saja saya ada sedikit pertanyaan mengenai pengelolaan air kolamnya … untuk sirkulasi airnya seperti apa ya ? terima kasih sebelumnya

  2. richmondaldien mengatakan:

    Terima kasih sudah comment…
    untuk sirkulasi airnya saya gunakan pompa rendam untuk aquarium yang 15 watt sudah cukup untuk mensirkulasikan dan membersihkan kolam seukuran itu. pertama kali saya gunakan satu set pompa rendam, tabung filter dari container plastik sebesar ember kecil dan satu set pipa atau selang untuk mengalirkan air. sedangkan untuk keluar air hasil penyaringan saya lewatkan kendi gerabah agar seolah olah air keluar dari kendi. seperti dalam gambar.
    Namun untuk saat ini sudah saya rubah, container plastik untuk tabung filter saya ganti dengan pot pancuran air bersusun 3 yang ternyata lebih banyak memberikan aerasi dan efek gemercik yang lebih baik. untuk ulasannya saya coba tayangkan lagi.
    demikian dan semoga membantu

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s